Palembang Macet

Tag

image

Kemacetan yang terjadi sejak pukul 08.00 wib dari km 9 hingga km 7 saya berhenti hingga pukul 08.40 wib. Tidak diketahui apa penyebab terjadinya kamacetan.

Dugaan saya sementara kemacetan terjadi akibat turunnya hujan deras dari tadi malam hingga pukul 07.00 wib yang menyebabkan terjadinya banjir diruas-ruas jalan utama yang menyebabkan kendaraan harus memperlambat laju kendaraannya.

April Yang Lalu (Akhir)

Tag

Setelah pagi ditelpon ustadz jantung terasa berdetak kencang ada rasa yang bercampur aduk menjadi satu, entah mengapa sehari serasa begitu lama menunggu sang sore tiba.

Waktu menunjukkan pukul setengah lima sore, saya bersiap untuk pulang dan menghampiri rumah ustadz yang telah menunggu kehadiranku. Sesampainya saya dirumah ustadz saya dipersilahkan menunggu sebentar di teras rumah, ketika ustadz keluar jantung semakin berdetak kencang melihat sebuah amplop yang tertutup rapat digenggaman ustadz. Amplop tersebut langsung diberikan ke saya sambil berkata ustadz, “Silahkan antum lihat dan istikharah-kan (shalat sunnah ketika kita akan menuntukkan pilihan yang terbaik) jangan lama-lama ana beri waktu 3 hari dan jika kalau bisa cocok besok juga bisa antum mengatakan ‘iya’ ke ana”.

Terkejut mendengar perkataan ustadz yang intinya jika cocok besok juga tidak apa-apa langsung diberikan ke ustadz. Dalam hati bertanya apakah wanita tersebut sudah saya kenal sebelumnya.

Masih dengan “kegalauan” -kalau kata iklan-  sambil pulang kerumah. Sesampainya dirumah amplop tersebut belum saya buka, karena waktu magrib sudah menghitung detik-detiknya. Saya takut jika saya buka amplop tersebut kekhusyukkan shalat akan terganggu. Dengan menarik napas panjang saya menenangkan diri sejenak.

Setelah shalat maghrib dan berdoa semoga ini merupakan jodoh terbaik dari-Nya, saya memulai perlahan membuka amplop yang tertutup rapat.  Setelah terbuka ada dua kertas -kertas biodata dan kertas foto- dengan sigap saya langsung mengambil kertas biodata tanpa melihat foto.

Ternyata eh ternyata ketika pertama melihat sebuah nama yang saya tidak terasa asing mendengarnya. Saya langsung melihat tempat bekerjanya dan kegiatannya ketika melihat saya yakin wanita dengan nama tersebut merupakan wanita yang saya kenal tetapi kami tidak pernah bertegur sapa atau saling mengenal lebih dekat sebelumnya, hanya saja seminggu terakhir saya sibuk di sebuah kegiatan dan dia ada disana.

Walaupun setelah melihat amplop dan mengintip fotonya, entah mengapa tidak ada keraguan didalam hati untuk memilihnya. Namun walaupun kata ustadz kalau sudah merasa cocok silahkan meng-iya-kan besok, tetapi saya tetap mengambil keputusan dihari ketiga.

Tiga hari kemudian saya hanya menelpon ustadz mengatakan ‘iya’ untuk diproses lebih lanjut *kayak masuk kantor polisi proses lebih lanjut*.

Setelah keputusan yang saya ambil ini langkah selanjutnya adalah ustadz memberikan biodata saya ke ustadzah wanita tersebut untuk keputusan seorang wanita tersebut menyetujui atau tidak untuk menerima saya sebagai calon suaminya. Inilah proses perjodohan yang bernama ta’aruf.

Dalam proses ini saya menunggu kalau tidak salah selama seminggu atau dua minggu lamanya.

Demikian kisah perjalanan hidup saya di Bulan April Yang Lalu (Tahun 2011)
Nantikan sambung certia selanjutnya di judul yang lain…

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.